Saturday, September 4, 2010

Anak Miskin Cita-Cita

Kemiskinan di Jakarta
Anak Miskin, Miskin Cita-Cita
Photo: Thehero
Ilmuwan dari Universitas California, Berkeley, mengumumkan temuan riset mereka yang menyatakan bahwa anak-anak dari keluarga miskin memiliki kelainan fungsi otak. Anak yang kekurangan akan seperti mengalami kerusakan fungsi otak bagian depan sehingga mengakibatkan mereka sulit melakukan perencanaan atau membangun motivasi positif.

Meskipun anak-anak ini bersih dari pengaruh bahan kimia -- seperti alkohol, rokok, dan narkotika, namun mereka mengalami gangguan di dalam otak sehingga tidak bisa bekerja secara efesien. Mereka bisa menjadi lebih lemah di sekolah atau mengatasi berbagai masalah.

Penelitian tidak lantas menjukkan tekanan kemiskinan membuat anak-anak miskin menjadi lemah secara intelejensi. Namun, hasil riset menyimpulkan bahwa otak bagian depan mereka tidak menjadi responsif terhadap stimulus kejutan visual sederhana, berbeda kontras dengan anak-anak dari keluarga lebih makmur. 

Kondisi di bagian otak depan seperti ini menyebabkan anak miskin tidak mampu mengelola ambisi, keinginan memperoleh hal yang lebih baik. Sedangkan anak-anak dari keluarga lebih makmur lebih mampu memiliki motivasi untuk mencapai kondisi terbaik, termasuk dengan membangun sikap disiplin.

Untuk mencegah kelainan semacam ini, para peneliti menganjurkan agar orang tua untuk membantu anak-anak mengatasi rasa ketakutan, termasuk dengan sekedar berbincang dengan mereka. Tujuan dari riset ini adalah untuk membalikkan pelbagai temuan negatif dalam mengadakan pendidikan.

Riset ini dibiayai oleh National Institute of Mental Health, the National Institute of Neurological Disorders, dan Stroke of the National Institutes of Health, Amerika Serikat. :?)