Wednesday, September 22, 2010

Begini Kejadiannya Worm Twitter Terjadi...

Terciptanya worm Twitter yang baru saja menyebar ke seluruh dunia, ternyata terjadi secara estafet. Para pelakunya ternyata tinggal terpencar di berbagai belahan dunia. Begini ceritanya:

14 Agustus 2010.
Masato Kinugawa yang bekerja sebagai pengembang program komputer di Jepang tak sengaja melihat kelemahan Twitter, pada pengaturan XSS-nya.

01 September 2010
Kinugawa men-tweet kekesalannya karena tak digubris Twitter.

Screenshot, Laman Twitter Masato Kinugawa  dari Jepang
(Klik gambar untuk melihat kekesalan Kinugawa)


14 September 2010
Masih tidak diacuhkan, Kinugawa membuat akun "rainbowtwtr" yang mengekspos kelemahan XSS tadi sehingga satu teks di Tweeter bisa menjadi pranala (hyperlink) liar, menjadi worm. Dari belahan Eropa Utara, rupanya Magnus Holm memperhatikan tingkahlaku Kinugawa.


21 September 2010
Magnus Holm meniru Kinugawa yang iseng dengan XSS, dan akhirnya terciptalah worm itu. Waktu itu, ia sempat men-tweet, "ah... ini sih gak bakalan nyebar. Orang tinggal hapus saja :(".

Sebentar saja, Holm melihat worm sudah menyebar secara tak terkendali. Dia pun mulai ketakutan.


Screenshot, Laman Twitter Magnus Holm dari Eropa Utara
(Klik gambar untuk melihat apa yang Holm lakukan dengan XSS)



Ternyata, di jauh di belahan selatan, Pearce H. Delphin yang tinggal di Australia juga sadar dengan kelemahan Twitter, lantar ia juga melakukan keisengan Magnus Holm dengan XSS. Hackers menangkap ide dari Delphin, dan menyalahgunakan kelemahan Twitter.

Worm meledak, Pearce pun (merasa) terkenal, biarpun akhirnya ia juga menyesal.


Screenshot, Laman Twitter Pearce Delphin dari Australia
(Klik gambar untuk melihat ekspresi "penyesalan" Delphin)