Wednesday, September 22, 2010

Bonobos Sukses Taklukkan Bisnis Pakaian Pria

Screenshot, www.bonobos.com
Waktu Akses 22 September 2010


Sama seperti kita semua, Andy Dunn (31 tahun) tidak suka pakaian murahan, malah sebetulnya dia adalah seorang pencinta fashion biarpun kelas amatiran, Bersama seorang rekan bisnis dia merancang baju pria dan membuka sebuah toko pakaian.

Celana panjang, kaos, jaket, ikat pinggang, sepatu, kemeja, baju, dan asesoris, bisa dicoba, tapi tak bisa dikenakan di toko. Bonobos, yang Andy Dunn dirikan, memang hanya memiliki toko virtual.

Ide gilanya, Bonobos sengaja berani menanggung biaya kirim dan menjanjikan garansi seumur hidup. Ide jeniusnya, ternyata pria lebih senang belanja on-line karena malas terlalu lama berdiri di mall.

Mengandalkan hampir seutuhnya promosi mulut ke mulut, Bonobos rajin memberikan diskon dan bonus sehingga para Bapak senang saja bercerita pengalaman asyik belanja di "toko" itu. Apalagi, barang-barang yang dijual Bonobos memang modis dan tak selalu patuh pada aturan konservatif (maklum, perancangnya sebetulnya amatiran).

Keuntungan kotor Bonobos saat ini sudah mencapai nilai $4,9 juta, ini adalah prestasi gemilang mengingat sekarang banyak orang Amerika jatuh dalam kemiskinan. Dengan nilai keuntungan sebesar itu, barangkali kita tak usah tak heran bahwa Bonobos pun sukses meyakinkan banyak pria untuk memakai celana pendek merah jambu.

Mau dengar bagaimana pendapat Andy Dunn tentang bisnis? Silahkan saja tonton sendiri:










:?)