Wednesday, September 15, 2010

Google TV dan Apple TV, Dua Masa Depan TV?

Pada dasarnya, keduanya adalah perpaduan kenyamanan TV dan ketangguhan teknologi internet yang kita cintai. Google TV dan Apple TV sama-sama semakin jelas menggeser kebebasan penyedia konten untuk memonopoli tayangan dalam satu saluran.

Keduanya disediakan sebagai piranti tambahan semacam dekoder sebagai bagian yang bisa disambungkan dengan televisi. Google TV berniat untuk bisa menjualnya sebagai bagian terintegrasi dengan TV.

Google TV punya kekuatan khas Google dalam membantu kita mencari -- kali ini adalah tayangan kita cari. Apple TV menyediakan koleksi tayangan dalam perpustakaan mereka, sehingga kita bisa menonton tanpa harus terganggu iklan, tentu dengan membayar biaya tertentu.

Sekarang masih dalam tahap pengembangan, Google TV rencananya baru akan diluncurkan pada tahun 2011. Para insinyur Indonesia bisa turut mengembangkan aplikasi-aplikasi Google TV, lihat keterangannya di sini.

Apple TV sudah masuk ke tahap pengembangan kedua. Konsumen Indonesia sudah bisa membeli Apple TV lewat sini.

Keterbukaan Google bagi publik untuk serta dalam pengembangan teknologi barangkali yang menjadi pembeda terbesar dan mendasar dengan Apple TV. Seperti dunia informatika saat ini, teknologi siaran televisi akan terbagi dua: yang dikembangkan tertutup dan lainnya membuka kontribusi masyarakat.

Berikut adalah presentasi tentang Google TV:









Sedangkan Steve Jobs, sang boss Apple, mempresentasikan apa yang dimaksud dengan Apple TV di sini:









 :?)