Thursday, September 16, 2010

Prinsip Einstein Salah?

(nasaimages.org, CC) ESO Very Large Telescope (VLT)
atau Teleskop Sangat Bear ESO

Sekelompok tim astrofisika Australia dan Inggris menemukan bahwa suatu konstanta elektromagnetik, yang biasa disebut "alpha", memiliki nilai tidak konstan. Klaim yang bisa bernilai kontroversial tersebut mereka keluarkan berdasarkan pengamatan 300 galaksi melalui fasilitas Teleskop Sangat Besar ESO di utara Chile dan Observatorium Keck di Hawaii.

Potensi implikasi dari temuan variasi konstanta (yang tidak seharusnya beragam) ini adalah orang nantinya harus mengubah pandangan tentang fisika. Einstein pernah mengatakan suatu pendapat kesohor bahwa hukum fisika di mana-mana sama.

Pendapat tim astrofisika tadi sebetulnya berpotensi menjawab misteri mengenai awal-mula kehidupan di planet Bumi. Ini bermula dari pendapat mereka yang mengatakan bahwa perbedaan-perbedaan nilai yang ditemukan ternyata punya pola nilai keteraturan tertentu.

Keteraturan tersebut sedemikian rupa bisa menunjukkan bahwa planet Bumi kebetulan berada di mana besaran alpha ternyata cukup membuat galaksi mengalami reaksi karbon. Reaksi inilah yang mengizinkan kehidupan biologis bisa berlangsung.

Karya tulis mengenai pengamatan temuan perbedaan nilai alpha tersebut saat ini sedang dikaji untuk diterbitkan Physical Review Letters, jurnal ilmiah terbitan Asosiasi Fisikawan Amerika. Tanggal pengirimannya adalah 23 Agustus 2010.

Ilmuwan-ilmuwan ini cukup berani untuk melakukan bantahan terhadap tokoh ilmuwan sebesar Einstein. Semua bisa dilakukan, selama kita punya cukup data untuk diintepretasi dan kemampuan analisis yang memadai. :?)