Saturday, October 16, 2010

Gaudeamus Igitur dalam Bahasa Indonesia


Universitas Indonesia memiliki kebiasaan di mana semua mahasiswa baru 
mempersembahkan lagu "Gaudeamus Igitur" dalam acara kelulusan para seniornya.





Mengiringi upacara wisuda, berbagai perguruan tinggi kita sering menyanyikan lagu Gaudeamus Igitur. Bila melihat arti lirik lagu tersebut dalam bahasa Indonesia, ternyata makna lagu Gaudeamus Igitur bisa mengejutkan buat banyak orang.

Semangat lagu ini ekstrim, sungguh-sungguh mengingatkan bahwa hidup semua orang akan berakhir, seringkali datangnya tiba-tiba dan tanpa suatu tanda. Kalaupun berhasil berhasil menjelang usia tua, hari-hari  seorang renta akan penuh dengan kesusahan.

Berani hidup, tak takut mati. Perhatikan, lagu ini mengungkapkan para akademisi menikmati kehidupan  dengan mengingat-ingat bahwa segala kenikmatan di dunia hanya sebentar saja adanya.

Ingin punya hati bijaksana? Ingat saja, suatu saat Tuhan memanggil kita. :?).






"Gaudeamus Igitur" - "Karena itu, Marilah Kita Bersukacita"






Gaudeamus igitur
Juvenes dum sumus.
Post jucundam juventutem
Post molestam senectutem
Nos habebit humus.

Karena itu, marilah kita bersukacita
Selama kita masih muda.
Setelah kesenangan masa masa muda
Setelah kesusahan masa tua
Tanah akan memiliki kita

Ubi sunt qui ante nos
In mundo fuere?
Vadite ad superos
Transite in inferos
Hos si vis videre.

Di manakah mereka yang ada sebelum kita
Apakah mereka ada di dunia?
Pergi ke langit
Menyeberang ke neraka
Jika engkau ingin melihat mereka.

Vita nostra brevis est
Brevi finietur.
Venit mors velociter
Rapit nos atrociter
Nemini parcetur.

Hidup kita singkat
Segera akan berakhir.
Kematian datang dengan cepat
Merenggut kita dengan kejam
Tidak seorangpun dapat diselamatkan.

Vivat academia!
Vivant professores!
Vivat membrum quodlibet;
Vivant membra quaelibet;
Semper sint in flore.

Hiduplah para akademisi!
Hiduplah para profesor!
Hiduplah semua pelajar;
Hiduplah semua persaudaraan;
Semoga mereka selalu jadi yang terbaik!

Vivant omnes virgines
Faciles, formosae.
Vivant et mulieres
Tenerae, amabiles,
Bonae, laboriosae.

Hiduplah semua gadis,
Santai [dan] indah!
Hiduplah juga para perempuan [matang],
Lembut, layak dicintai,
Penuh kebaikan, pekerja keras.

Vivat et respublica
et qui illam regit.
Vivat nostra civitas,
Maecenatum caritas
Quae nos hic protegit

Hidup negara
Dan mereka yang menjadi pemerintah!
Hidup kota kami
[Dan] dalam amal dari para penyumbang
yang melindungi kita di sini!

Pereat tristitia,
Pereant osores.
Pereat diabolus,
Quivis antiburschius
Atque irrisores.

Lenyaplah kesedihan!
Lenyaplah pembenci!
Biarkan setan binasa!
Dan juga para penentang persaudaraan
Dan pengejek mereka!





Fisikawan Rusia menyanyikan lagu Gaudeamus Igitur di Ruang Besar, Konservatorium Moskow (22 Juni 2007).