Saturday, October 2, 2010

Ikan Berpendar, Persaingan Taiwan dan Singapura






Klik foto untuk melihat
video "Glowing Fish"
Video di atas adalah mengenai ikan yang berpendar, bergerak-gerak seperti neon-neon kecil di dalam akuarium. Munculnya ikan-ikan ini menandai era di mana kita akan memelihara hewan yang mengalami modifikasi genetik.

Pada akhir 1990-an, ilmuwan Universitas Nasional Singapura mencoba memasukkan gen ubur-ubur yang berpendar pada embrio ikan zebra, yang biasa mengisi akuarium air tawar. Kemudian, para ilmuwan dari Universitas Nasional Taiwan mewujudkan ide serupa dengan obyek ikan medaka.

Kedua kelompok sukses menciptakan ikan hias berpendar transgenik, yang aman bagi lingkungan karena mandul hingga tak bisa berkembangbiak, dan tidak menghasilkan bahan beracun. Mencium kesempatan ekonomi dari temuan ini, masing-masing grup ilmuwan tersebut buru-buru bersaing melemparkan teknik ini ke mitra binis.

Para ilmuwan Singapura kemudian menggandeng pebisnis Yorktwon Technologies, membangun  distribusi ikan pendar bermerek GloFishTM.  Sedangkan ilmuwan Taiwan bekerjasama dengan Taikong, yang bergerak dalam industri ikan hias, dan video marketingnya bisa Anda lihat di atas.

Semangat kerjasama peneliti dan industri bisa juga bermunculan di Indonesia. Misalnya pada produk Kavera, minuman berkhasiat berbahan dasar lidah buaya, yang diluncurkan Departemen Biologi UI dan  PT Kavera Biotech.

Penelitian memang selalu menyenangkan, karena bisa menghasilkan kesempatan bisnis rupawan. :?)