Thursday, October 28, 2010

Prof. McKaskill: Keunggulan Kompetitif Lewat Hak Kekayaan Intelektual

Prof. Tom McKaskill Ahli Pengembangan Perusahaan Baru
Guru Besar Australian Graduate School of Entrepreneurship (AGSE),
Universitas Swinburne, Melbourne, Australia
 



Perusahaan pemula atau start up,  banyak yang mengindamkan untuk tumbuh berkembang menjadi raksaksa. Tak sedikit pula yang mengindamkan nantinya akan diakuisisi oleh perusahaan besar, sehingga kelangsungan hidupnya lebih terjamin.

Di dalam video di atas, Prof. McKaskill menjelaskan mengapa hak kekayaan intelektual (HKI) merupakan hal penting untuk bisa mampu menjadi kompetitif. Para pelaku bisnis pemula, bisa belajar bagaimana perusahaan besar mengganggap aset HKI sebagai modal memenangkan kompetisi.

Begini kurang-lebih yang ia katakan:

    "Saat mencari suatu nilai jual yang kompetitif, maka Anda bisa bahwa melihat HKI sebagai bagian yang hampir paling mendasar. Seluruh konsep pada suatu nilai strategis pada dasarnya adalah mendapatkan suatu aset atau potensi kemampuan yang nilainya bisa membesar atau melipatganda. 
    Sebuah perusahaan besar akan tertarik untuk membeli sebuah bisnis, dan menganggapnya sebagai transaksi strategis semata karena melihat sesuatu yang mereka butuhkan untuk melindungi suatu nilai pendapatan besar. Atau, perusahaan ini melihatnya sebagai langkah membangun kesempatan baru dalam menghasilkan aliran keuntungan baru.
    Bila kita mengamati kejadian-kejadian saat perusahaan besar membeli suatu bisnis secara lebih dekat, maka hampir bisa dipastikan bahwa hal tersebut terjadi terkait dengan HKI. Yaitu, karena kepemilikan HKI adalah yang paling mudah dilindungi dalam suatu waktu tertentu. 
    Baik itu berupa paten, hak cipta, merek dagang, nama produk, atau suatu karya keahlian tertentu. Yang akan Anda temukan adalah sang pemilik baru kelak dapat mengelolanya di dalam suatu waktu tertentu, dua hingga lima tahun, tanpa mengalami pengurangan nilai khusunya karena persaingan. 
    Jadi, bila berpikir tentang suatu nilai jual strategis, maka kita melihatnya sebagai "sesuatu yang bisa diproteksi". Yang tak bisa dikopi, tidak dapat dengan mudah dibangun atau dirakit kembali, atau tiada tersedia di pasaran. 
    Kita menginginkan sesuatu yang dapat memberikan pemilik baru keuntungan kompetitif secara terus-menerus dalam suatu waktu tertentu. Seperti yang saya sebutkan tadi, sampai hingga sekitar dua sampai lima tahun.
    Segala sesuatu yang paling mudah untuk dilindungi, sehingga bisa memberikan daya kompetitif secara unik, hampir seluruhnya memiliki dasar HKI. 
    Jadi, apakah berbentuk paten, hak cipta, nama produk, atau merek dagang, ide, atau keahlian mendalam -- sesuatu yang bisa kita berikan ke suatu perusahaan besar dan memberikan dampak menghasilkan keuntungan kompetitif tertentu, pada rentang waktu tertentu pula.
    Sudah jadi hal wajar bagi suatu perusahaan besar untuk mengeksploitasi HKI tersebut dalam skala lebih besar, sehingga akhirnya bisa menganggapnya sebagai nilai strategis yang mereka miliki.
    Dan nilai strategis inilah yang bisa Anda tarik sebagai harga premium di dalam suatu kontrak."

:?)